Senin, 16 Mei 2016

pemanfaatan sumber media dalam pembelajaran



Teknologi pendidikan semakin berkembang dengan ditemukan metode-metode
pembelajaran yang baru dan pemanfaatan media berbasis komputer digunakan sebagai sarana
pendukung pendidikan.

Lebih dari itu, penggunaan media berbasis komputer
dan komunikasi berkembang seiring perubahan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat
saat ini

Pemanfaatan media berbasis komputer dinilai lebih ekonomis dan lebih realistis
digunakan dalam menunjang pendidikan saat ini. Hal ini dibuktikan dengan pemanfaatan
media komputer game simulasi pesawat dalam sekolah penerbangan untuk menghindari
resiko kecelakaan dan lebih murah dibandingkan pengoperasian pesawat sebenarnya. Contoh
lain dari penggunaan media pembelajaran berbasis komputer adalah pemanfaatan video
animasi dalam menjelaskan siklus hidrosfer pada mata pelajaran geografi untuk menjelaskan
siklus air yang sulit dipahami oleh siswa karena proses alam merupakan hal yang abstrak dan
mustahil untuk diamati secara nyata. Tidak dapat dipungkiri keberadaan media pembelajaran
berbasis komputer telah menjadi bagian penting dalam dunia pendidikan saat ini.
Media berbasis komputer dalam pengembangan media pembelajaran sering kali
disebut dengan multimedia pembelajaran karena kemampuan media komputer dalam
menyampaikan pesan melalui media visual, media audio, text baik berupa rekaman atau
berupa media siaran. Pengembangan multimedia pembelajaran sebagai sarana penyampai
pesan sesuai pendapat R.Rahardjo” Media itu merupakan wahana penyalur pesan atau
informasi belajar”(dalam Miarso, 1984:47). Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan
teknologi yang semakin canggih pemanfaatan komputer sebagai media pembelajaran menjadi
elemen penting dalam kegiatan belajar mengajar pada saat ini karena media ini dapat memuat
lebih banyak materi, dapat melibatkan dua atau lebih objek seperti gambar, teks, suara,
video, foto, dan keunggulan lain dari media ini adalah mampu berinteraksi dengan
penggunanya (multimedia interaktif ), serta dapat mengemas materi menjadi lebih menarik.
Pengembangan media berbasis komputer memaksimalkan peran media gambar,
suara, dan media interaktif. Mengacu pada teori Edgar Dale (dalam Latuheru, 1988:16) yang
terkenal dengan Kerucut Pengalaman (Cone of experience) bahwa pengalaman belajar
3seseorang, 75% diperoleh melalui indera lihat (mata), 13% melalui indera dengar (telinga),
dan selebihnya melalui indera lain. Dengan penggunaan media pembelajaran ini diharapkan
dapat meningkatkan pemahaman siswa dalam kondisi individu siswa yang berbeda dalam
kemampuan mengolah pesan secara verbal,visual dan teks.
Penggunaan media pembelajaran sangat penting sebagai alat penyampai pesan,
hendaknya pengembangan media pembelajaran disesuaikan dengan karakteristik materi,
dengan kondisi dan kebutuhan dalam proses pembelajaran di Sekolah. Menurut Wilkinson
(dalam Vajry, 2009) bahwa terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih
maupun menggunakan sebuah media pembelajaran, yakni tujuan media, ketepatgunaan,
keadaan peserta didik, ketersediaan dan biaya. Tujuan media yang dipilih hendaknya
menunjang tujuan pembelajaran yang dirumuskan. Ketepatgunaan dalam pemilihan media
pembelajaran adalah penyesuaian karakter materi dengan media pembelajaran yang
ditampilkan. Jika materi adalah bagian-bagian yang penting dari benda, maka gambar seperti
bagan dan slide dapat digunakan. Apabila yang dipelajari adalah aspek-aspek yang
menyangkut gerak, maka media film atau video akan lebih tepat. Pengembangan media
pembelajaran hendaknya sesuai dengan karakteristik siswa, sesuai dengan pendapat
Wilkinson (dalam Vajry, 2009) menyatakan bahwa penggunaan bahan-bahan yang bervariasi
menghasilkan dan meningkatkan pencapain akademik. Media akan efektif digunakan apabila
tidak tergantung dari beda interindividual antara siswa. Ketersediaan suatu media dinilai
sangat tepat untuk mencapai tujuan pembelajaran, media tersebut tidak dapat digunakan jika
tidak tersedia peralatan. Menurut wilkinson, media merupakan alat mengajar dan belajar,
peralatan tersebut harus tersedia ketika dibutuhkan untuk memenuhi keperluan siswa dan
guru. Biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh dan menggunakan media, hendaknya benarbenar
seimbang dengan hasil-hasil yang akan dicapai.

Dengan pendapat Wilkinson tersebut kita dapat menarik kesimpulan bahwapenggunaan media hendaknya disesuaikan dengan keadaan individu siswa yang beragam dan
disesuaikan dengan kondisi instrument pendukung dalam kelas. Pemanfaatan media
komputer sebagai penyampai pesan dalam proses belajar mengajar realistis dimanfaatkan
dalam proses belajar mengajar saat ini mengingat komputer sebagai instrument utama dalam
penyampaian pesan dan LCD proyektor untuk menampilkan media dalam proses belajar
mengajar telah dimiliki sebagian besar sekolah saat ini.
Salah satu hal yang perlu dipertimbangkan pengembangan media berbasis komputer
sebagai media penyalur pesan adalah ter-dapat perbedaan kopetensi guru dalam penggunaan
media komputer. Untuk meng-antisipasi hal ini perlu dirancang produk media pembelajaran
berbasis komputer yang mudah digunakan tetapi tetap menarik dalam penyampaian pesan
pembelajaran.
Untuk mencapai tujuan penggunaan media, secara konsep perlu diamati lebih
mendalam tentang karakteristik materi secara umum sehingga dalam pemilihan media dan
pengembangan media pembelajaran lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan. Regeluth dan
Merrill (1979) menganalisis isi bidang studi menjadi 4 konstruk isi bidang studi (dalam
Sunardi, 2010) yaitu: fakta, konsep, prinsip dan prosedur. Fakta adalah asosiasi satu ke satu
antara obyek, peristiwa, atau simbol yang ada, atau mungkin ada, di dalam lingkungan riil
atau imajinasi. Konsep adalah sekelompok obyek, peristiwa atau simbol yang memiliki
karakteristik umum yang sama dan yang diidentifikasi dengan nama yang sama, misal konsep
tentang binatang. Prinsip adalah hubungan sebab akibat antara konsep-konsep, misalnya
prinsip penawaran dan permintaan dalam ekonomi. Prosedur urutan langkah-langkah untuk
mencapai tujuan, pemecahan masalah tertentu, atau membuat sesuatu, misalnya prosedur
penelitian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar